Ambon-Keluarga Besar kejaksaan Se-Maluku, Selasa (19/12) malam menggelar Natal bersama, berlangsung dalam suasana kebersamaan, tidak ada sekat pemisah keyakinan antaraparatur Korps Adhyasaka, semuanya menyatu larut dalam satu harmoni “ Inspite Of” atau sekalipun ditengah suasana perayaan.
Harmoni “Inspite Of” terlihat indah saat paduan suara korps Adhyaksa Maluku, tampil diatas panggung membawakan kidung pujian Natal. Sejumlah ASN muslim menggunakan hijab kuning tampil berdampingan menyanyikan kidung pujian dalam ibadah yang dipimpin Pendeta Ferry Nahusona.
Pemandangan ini mengundang decak kagum hadirin dan undangan yang memenuhi gedung Siwalima Karang Panjang Ambon, Selasa malam. Sedikitnya ada tiga lagu yang dinyanyikan melibatkan ASN Kejaksaan se-Maluku beragama Islam.
Pendeta Fery Nahusona dalam refleksi natal mengatakan, Harmoni “Inspite Of” benar-benar disuguhkan keluarga besak Adhyaksa Maluku, karena meskipun berbeda agama dan kepercayaan Kejati Maluku Manumpak Pane dan jajaranya menyatuhkan perbedaan itu dalam natal besama.
Menurut Fery, harmoni Inspite Of sama dengan peristiwa kedatanga yesus Kristus sang Juru Slamat dunia, Sekalipun dia lahir didalam kandang yang hina tetapi makna kelahiran demi menyelamatkan semua orang. Penyelamatan terhadap semua orang juga harus diwujudkan oleh jajaran Adhyaksa dalam bentuk penegakan hukum, tidak hanya terbatas kepada kepentingan perorangan, atau kelompok tertentu tetapi penegakan hukum yang seadil-adilnya.
Inspite of kata Nahusona sangat luas dan universal tidak saja sebatas parayaan natal tetapi harus terus ditanamakan dalam tugas dan kerja korps Adhyaksa sejalan dengan konsep sub tema yakni Perayaan Natal Kritus memotivasi Insan Adhiyaksa Untuk memwujudkan satu tujuan satu sikap satu hati bagi negeri
Kepala kejaksaan Tinggi Maluku Manumpak Pane dalam sambutan Natal mengatakan, ilustrasi Inspite OF harus mkemotivasi seluruh jajaran kejaksaan-se Maluku untuk memberikan pelayanan penegakan hukum yang terbaik kepada masyarakat, meskipun dipandang negatife oleh sebagian kalangan, karena dengan menjalankan misi keadilan yang seadil-adilnya Tuhan Allah akan memberkati dan memberikan hasil yang terbaik.
Manumpaek Pane juga meminta jajaranya senantiasa mngembangkan hubungan, baik secara perorangan maupun kelembagaan dengan lingkungan. Pasalnya, hukum bukan hanya sekadar aturan tertulis dalam suatu undang-undang. Tetapi yang terpenting bagaimana hukum dapat menciptakan keadilan dan kepastian hukum sesuai harapan masyarakat.
Korps Adhyaksa juga diminta senantiasa mengambil bagian dalam menyelesaikan berbagai persoalan kemasyarakatan sebagai wujud partisipasi Kejaksaan di tengah-tengah masyarakat. DMS
from http://ift.tt/2BkY8O2
via IFTTT
No comments:
Post a Comment