Friday, December 22, 2017

http://ift.tt/eA8V8J

Ambon-Puluhan orang  dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM)  kota Ambon melakukan aksi demo diperempatan julur utama dalam kota Ambon tepatnya di depan pos kota Ambon.yang dilanjutkan ke kantor balai kota Ambon.

Dalam aksi demo tersebut ikatan Mahasiswa Muhammadiyah kota Ambon mendesak walikota Ambon Richrad Louhanapessy untuk mengevaluasi pemerintahannya sepanjang tahun 2017, yang dinilai banyak terjadi ketidaksesuaiaan dengan apa yang diharapkan.

Koordintor aksi di lapangan M Fahmi Kubal mengatakan salah satu contoh kasus yang menjadi sorotan IMM adalah Ambon Bersih disinga hari, dan terang dimalam hari.dimana program tersebut dinilai tidak sesuai implementasinya dilapangan.

Selain itu juga berbagai persoalan lainya diantaranya kemiskinan kebersiahan termasuk juga penanggulangan HIV-AIDS dikota Ambon yang dari tahun ketahun mengalami peningkatan jumlah penderitanya. oleh karena itu perlu kembali dievaluasi lagi oleh walikota Ambon sebagai pucuk pimpinan di kota Ambon.

Sementara itu juga IMM mendesak pemerintah kota Ambon harus memperjelas masalah korupsi Terminal Transit Paso.

Termasuk mendesak pemerintah kota Ambon untuk segera melakukan perberdayaan ekonomi masyarakat yang berbasis kearifan lokal.

Para pendemo yang yang melakukan aksinya didepana kantor balai kota Ambon diterima langsung oleh wakil walikota Ambon Sharif Hadler.

Wakil Walikota Ambon Sharif Hadler dihadapan para pendemo mengatakan memberikan apresiasi yang tinggi kepada para mahasiswa yang telah menyampaikan kepeduliannya untuk memberikan masukan dan evaluasi kepada pemerintah kota Ambon.

Sementara itu uasi menyampaikan tuntutan mereka dibalai kota Ambon, para mahasiswa melanjutkan aksi demo ke kantor Kejaksaan Tinggi Maluku, dengan menuntuk agar Kejasaan Tinggi segera menuntaskan dugaan kasus Transit Terminal Paso dan mereka diterima oleh Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Maluku Sammy Sapulette.

Dihadapan para pendemo Sammy Sapulette menjelaskan bahwa pihak Kejaksaan Tinggi Maluku saat ini telah melakukan proses hukum terkait dugaan kasus terminal Teransit Paso dimana beberap saksi telah menjalani pemerikaan dan saat ini pihaknya masih melakukan koordinasi dengan BPK perwakilan Maluku guna menghitung jumlah kerugian Negara yang diakibatkan atas kasus tersebut.

Aksi demo yang dilakukan oleh IMM kota Ambon dikawal oleh puluhan aparat keamanan dari Polres Ambon, Usai melakukan aksi di balai kota Ambon dan kanor Kejaksan tingi Maluku, para pendemo membubarkan diri dengan aman dan damai.DMS



from http://ift.tt/2zi4jfJ
via IFTTT

No comments:

Post a Comment

Jaga Harga Daging Tetap Stabil Saat Ramadhan, Mendag Lakukan Jurus Jitu

https://ift.tt/eA8V8J Jakarta –  Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita memastikan harga daging sapi akan lebih stabil pada Ramad...