Ambon-Mewujudkan Ambon sebagai labaoratorium perdamaian umat beragama, Pemerintah Kota Ambon menggelar Natal bersama dengan kontingen Pesparawi dan Lasqi Kota Ambon.
Perayaan Natal bersama yang berlangsung di kediaman dinas Walikota Ambon Richards Louhenapessy, kawasaan Karang Panjang Ambon, Kamis (14/12) malam tersebut, dihadiri delegasi Myanmar yang saat ini berada di kota Ambon untuk melakukan studi banding tentang toleransi kehidupan umat beragama di ibu kota Provinsi Maluku ini.
Walikota Ambon Richards Louhenapessy dalam sambutan Natal mengatakan, Natal bersama kontingen Pespawari dan Lasqi kota Ambon diselenggarakan untuk mempererat hubungan antarumat beragama yang terbingkai dalam persaudaraan pela dan gandong.
Gelaran kebersamaan ini juga sebagai bentuk pengharagaan karena baik kontingen Pespawari maupun Lasqi telah mengharumkan nama kota Ambon pada event tingkat Provinsi Maluku untuk masing-masing lomba.
Walikota Ambon Richards Louhenapessy mengungkapkan rasa bangganya karena dunia internasional menjadikan Ambon sebagai salah satu kota studi perdamaian antarumat bergama di Indonesia.
Menurutnya pada dasarnya agama adalah jembatan menuju keselamatan dan oleh karena itu perbedaan keyakin tidak boleh dijadikan sebagai alat pemisah tetapi akan semakin indah bila disatukan ibarat bunga di sebuah taman.
Sementara itu Pendeta Hendra Jostenz dalam refleksi Natal mengatakan, Tema Natal Imenuel yang artinya Allah beserta Kita dalam konteks iman orang Kristen, penyertaan Allah dalam Yesus Kristus Putra Natal lahir tidak hanya umat Kristen semata tetapi untuk semua orang.
Menurutnya karya penyelamatan Allah tidak terbatas pada ruang sempit tetapi untuk seluruh umat, intinya adalah setiap orang apapun latar belakang agamanya akan diselamatkan jika dia melakukan dengan baik dan benar apa yang Tuhan perintahkan.
Semua agama kata Jostenz tidak mengajarkan permusuhan dan perselisihan tetapi mengajarkan cinta kasih sesama umat ciptaan Tuhan.
Perayaan Natal bersama kontingen Pespawari dan Lasqi Kota Ambon, selain delegasi Myanmar, juga dimeriahkan dengan penampilan suara merdu sejumlah artis diantaranya Juara Golden Memory Seasion I (2016). Selly Kaihatu, Juara Golden Memory Seasion II (2017) Vanda Hutagalung dan artis Nasional Jhon Tanamal.DMS
from Berita Maluku, Berita Ambon | Radio DMS 102.7 FM Ambon – Media di Ambon http://ift.tt/2ze9d0r
via IFTTT
No comments:
Post a Comment