Thursday, January 4, 2018

http://ift.tt/eA8V8J

Ambon-Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau para nelayan tradisional mewaspadai hujan lebat disertai petir di Laut Arafura, Kabupaten Kepulauan Aru dalam beberapa hari ke depan.

Kepala BMKG Stasiun Pattimura Ambon, George Mahubessy dikonfirmasi, Kamis, mengatakan cuaca di lokasi tersebut diprakirakan akan berawan gelap (Cumulonimbus) yang dapat menimbulkan angin kencang dan gelombang tinggi.

Begitu pula, para nelayan tradisional sering “hanyut” keluar wilayah RI sehingga ditangkap pihak keamanan Australia.

Karena itu, para nelayan yang hendak menangkap ikan diminta tidak memaksakan diri melaut dengan mengandalkan kapal dan peralatan tradisional.

Kapal dan peralatan tradisional tidak kuat menahan kondisi cuaca tersebut dengan sewaktu-waktu terjadi perubahan kecepatan angin yang mengakibatkan gelombang laut naik.

Dia mengingatkan bila terjadi kondisi cuaca ekstrem maka Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Ambon berwenang tidak memberikan izin berlayar, bahkan sekiranya dipandang perlu aktivitas pelayaran untuk sementara ditutup sambil menunggu laporan perkembangan cuaca terbaru.(DMS-Antara)


via berita maluku pagi ini

No comments:

Post a Comment

Jaga Harga Daging Tetap Stabil Saat Ramadhan, Mendag Lakukan Jurus Jitu

https://ift.tt/eA8V8J Jakarta –  Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita memastikan harga daging sapi akan lebih stabil pada Ramad...