Thursday, March 22, 2018

Wawali Minta Semua Pihak Sinergikan Program Pengendalian Kependudukan

http://ift.tt/eA8V8J

Ambon-Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinas PPKB) Kota Ambon menggelar Rapat Teknis Program Kependudukan dan KB. Program dan kegiatan bidang Kependudukan KB Kota Ambon telah berjalan sesuai dengan agenda pembangunan Kabinet Kerja.

Penyelenggaran rapat teknis kata Kepala Dinas Pengandalian Penduduk dan Keluarga Berencana Welly Patty, adalah untuk mensinerjikan komitmen pemerintah kota Ambon dan mitra kerja dalam pemerataan pengelolaan dan pelaksanaan program kependudukan dan keluarga berencana kota Ambon guna meningkatakan kualitas sumberdaya  manusia di kota Ambon

Kegiatan yang diikuti 150 peserta dan dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Ambon Syarif Hadler  bertujuan untuk mengevaluasi dan merumuskan berbagai program capaian serta fokus pada penggarapan program khusus di kampung KB.

Rapat Teknis ini juga  sebagai kontribusi guna mensukseskan Nawacita ketiga melalui program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga.

Wakil Walikota Syarif Hadler mengatakan, untuk menyukseskan Nawacita Presiden Joko Widodo salah satu kontribusi nyata Pemkot Ambon yaitu membentuk dan mencanangkan Kampung KB di Desa Batu Merah Kecamatan Sirimau pada Februari 2016 lalu, selanjutnya beberapa kampung KB ditiap Kecamatan sebagai upaya menyukseskan program pembangunan KB yang dimulai dari pinggiran atau dari desa.

Menurut Wakil Walikota, pengendalian jumlah penduduk berkaitan dengan Keluarga Berencana (KB), Pengendalian kualitas penduduk berkaitan dengan peningkatan pendidikan, kesehatan, kesejahteraan, dan lain lain yang melibatkan semua SKPD, termasuk pendidikan tumbuh kembang anak yaitu Bina Keluarga Balita (BKB), Pengendalian mobilisasi penduduk (migrasi), dan Mengatur soal informasi kependudukan.

Syraif Hadler mengakui, Tahun 2017 Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Ambon melalui pola pengendalian  kependudukan lebih diarahkan untuk pembinaan peserta KB.

Dengan meningkatkan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) dengan posisi sekarang 32 persen perlu didorong guna mencapai 40 persen.

Dinas PPKB Kota Ambon terus mendorong Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR) dan Bina Keluarga Lansia (BKL) dengan menerapkan delapan fungsi keluarga.

Saat ini Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kota Ambon memiliki 96 klinik yang tersebar pada lima kecamatan dan masing-masing klinik mempunyai Bidan guna melayani Keluarga Berencana.DMS


via berita maluku pagi ini

No comments:

Post a Comment

Jaga Harga Daging Tetap Stabil Saat Ramadhan, Mendag Lakukan Jurus Jitu

https://ift.tt/eA8V8J Jakarta –  Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita memastikan harga daging sapi akan lebih stabil pada Ramad...