Sunday, April 1, 2018

Aksi Demo Ratusan Warga , Tolak Rencana Relokasi TPU Oleh Pemda Maluku Tengah

https://ift.tt/eA8V8J

Ambon-Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Maluku Tengah melakukan aksi demo menolak rencana pembongkaran tempat pemakaman umum (TPU) oleh Pemda setempat  yang berada pada lokasi belakang kantor Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Maluku Tengah.

Dalam aksi yang digelar mereka menolak rencana pembongkaran TPU oleh Pemerintah kabupaten Maluku Tengah dimana pada lokasi tersebut akan dijadikan tempat Taman Flora Seram.

Aliansi Masyarakat Peduli Maluku Tengah ini, adalah gabungan dari beberapa elemen-elemen masyarakat, yang berjumlah kurang lebih 100 orang, yakni perwakilan alih waris makam dari masyarakat kelurahan lesane, Lembaga Suadaya Masyarakat (LSM) Pukat Seram, dan perwakilan alih waris makam dari masyarakat kelurahan Ampera.

Saat melakukan aski demo pada lokasi kantor bupati,dalam orasinya  mereka mendesak bupati Maluku tengah membatalkan rencana penggusuran TPU, namun kasi mereka tidak mendaptkan respon baik oleh bupati maupun staf yang ada pada kantor bupati untuk menemui para pendemo.

Usai melakukan berbagai orasi penolakan atas rencana penggususran TPU di kantor bupati, para pendemo melanjutkan aski meraka ke gedung DPRD Maluku Tengah dengan tuntutan yang sama, mereka diterima langung oleh ketua DPRD dan Ibrahim Ruhunussa bersam wakil ketua DPRD Rudi Lailosa.

Salah satu kordinator aksi lapangan La Heidi kepada DMS media group mengatakan dari hasil pertemuan yang dilakukan oleh pihaknya dengan para wakil rakyat di DPRD Maluku Tengah, maka adanya kesepakatan untuk nantinya dibahas bersama terkait persoalan tersebut untuk dicarikan solusis penyelesaiannya secara bersama-sama.

Sementara itu ketua DPRD Maluku Tengah Ibrahim Ruhunussa kepada DMS media group mengatakan tuntutan para pendemo akan dibicara secara bersama-sama guna mencari solusis penyelesaiannya bersama dengan pemerintah setempat.

Dikatakannya jika nantinya relokasi TPU jadi dilakukan oleh pemda setempat, maka perlu adanya kompensasi bagi para ahli waris yang diberikan oleh pemda.

Sesuai rencana yang telah disepakati, maka pada Senin depan DPRD akan memfasilitasi pertemuan bersama para pendemo, pemerintah setempat dan DPRD guna membahas dan menyelesaiakn permasalahan ini tanpa harus merugikan pihak manapun.DMS


via berita maluku pagi ini

No comments:

Post a Comment

Jaga Harga Daging Tetap Stabil Saat Ramadhan, Mendag Lakukan Jurus Jitu

https://ift.tt/eA8V8J Jakarta –  Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita memastikan harga daging sapi akan lebih stabil pada Ramad...