Ambon-Hasil pengawasan Komisi II DPRD Kota Ambon di sejumlah pasar di kota Ambon ditemukan ada beberapa pasar tidak representative, tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Ketua komisi II DPRD kota Ambon Jhon Mainake, usai mengadakan rapat bersama dengan Disperindag kota Ambon kepada DMS media group menilai, pembangunan sejumlah pasar yang dibangun dalam kota Ambon menggunakan DAK maupun APBD, tanpa perencanaan yang matang.
Mainake berharap, kedepan nantinya perencanaan pembangunan pasar harus dikaji dengan matang dari segi pemanfaatan maupun ekonomis.
Mainake mengakui dari hasil kunjungan Komsi II, ditemukan hampir semua pasar yang dibangun tidak memiliki saluran drainase. Perencanaan tidak maksimal hal ini terlihat dari lokasi pembangunan pasar, dimana akses jalan tidak terkoneksi untuk masuk kelokasi pasar serta tidak dibangunnya lokasi perparkiran.
Ia mengatakan, Komisi kembali mengagendakan pertemuan lanjutan bersama mitra kerja dalam hal ini Disperindag kota Ambon untuk melakukan pembahasan dan mencarikan solusis penyelesaian seluruh persoalan yang ditemukan oleh komisi saat kunjungan ke lapangan.
Beberapa banguna pasar yang telah selesiaidibangun juga, kata Mainake sampai dengan saat ini belum juga difungsikan oleh pemerintah kota Ambon, hal ini akan menjadi bahan untuk ditanyakan kepada dinas terkait alasan belum difungsikan pasar-pasar tersebut untuk kegaiatan ekonomi masyarakat.DMS
The post Komisi II DPRD Temukan Pembangunan Pasar Tidak Representatip appeared first on Radio DMS Berita Malulu | Berita Ambon.
via berita maluku pagi ini
No comments:
Post a Comment