Jakarta – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengimbau pengguna media sosial di Indonesia untuk tidak menggunakan Facebook untuk sementara waktu.
Penghentian sementara itu diimbau Rudiantara untuk dilakukan sampai pihak Facebook memberi kejelasan mengenai kebocoran data penggunanya di Indonesia kepada sejumlah pihak. Sebab, sampai saat ini Kemenkominfo belum mendapatkan data pasti, ada berapa jumlah data pengguna Facebook Indonesia yang bocor.
Selain itu, Kemenkominfo juga belum mengetahui ke mana saja data itu bocor. Bahkan, belum diketahui pula apa tujuan Facebook membocorkan data pengguna di Indonesia kepada sejumlah pihak tersebut.
Namun, apabila pengguna media sosial terpaksa harus menggunakan Facebook, Rudiantara berpesan untuk berhati-hati membuka aplikasi yang muncul di dalam lamannya. Kebocoran banyak data pengguna Facebook ini diakui sendiri oleh perusahaan milik Mark Zuckerberg tersebut. “Secara total, kami pikir informasi Facebook 87 juta orang–kebanyakan di Amerika Serikat– kemungkinan telah dibocorkan ke Cambridge Analytica,” tulis Facebook dalam keterangannya.
Indonesia termasuk salah satu negara dengan kebocoran data Facebook terbesar. Menurut Facebook, data milik lebih dari 1 juta pengguna media sosial tersebut di Tanah Air telah bocor ke Cambridge Analytica. Indonesia duduk di urutan ketiga dalam hal ini, setelah Amerika Serikat dengan kebocoran data 70,6 juta pengguna Facebook dan Flipina dengan kebocoran data 1,1 juta pengguna Facebook.
Negara-negara lain dalam daftar lokasi kebocoran data pengguna Facebook termasuk Inggris, Meksiko, Kanada, India, Brasil, Vietnam, dan Australia yang masing-masing paling tidak mencatat angka ratusan ribu. Kendati demikian, pihak Facebook mengatakan tidak mengetahui persis data apa saja yang dibocorkan ke Cambridge Analytica. Jumlah pengguna dalam grafik di atas merupakan perkiraan yang dinilai terbaik untuk mencakup angka maksimal dari akun yang terdampak.
Tidak hanya Cambridge Analitica, data pengguna Facebook Indonesia juga bocor ke CubeYou. CubeYou adalah firma analis pihak ketiga yang mengumpulkan data pengguna Facebook melalui kuis kepribadian. CubeYou diduga menyerahkan data pengguna Facebook ke para pengiklan agar lebih mudah menyasar target pasar.
Meski demikian, Rudiantara belum dapat memastikan berapa jumlah data pengguna Facebook di Indonesia yang bocor ke Cambridge Analitica dan ke CubeYou. (DMS/kompas)
The post Menkominfo: Kalau Enggak Penting, Sementara Enggak Usah Pakai Facebook appeared first on Radio DMS Berita Malulu | Berita Ambon.
via berita maluku pagi ini
No comments:
Post a Comment