Sunday, April 22, 2018

Organisasi Buruh Makin Kuat Tapi Jumlah Pekerja Berserikat Turun Drastis, Menaker: Ini Cukup Aneh

https://ift.tt/eA8V8J

Karawang -Dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Konfederasi Serikat Nusantara (KSN) 2018, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri menyinggung fenomena menurunnya jumlah pekerja yang ikut berserikat padahal di sisi lain jumlah federasi dan konfederasi mengalami peningkatan.

“Ini cukup aneh. Di awal era reformasi ada 9 juta pekerja yang berserikat, tapi sekarang tersisa 2,7 juta pekerja yang berserikat. Yang menarik struktur organisasi buruh di Indonesia tumbuh kuat ke atas. Tapi, basisnya keropos,” kata Menaker Hanif di Karawang, Jawa Barat pada Sabtu (21/4/2018).

Dikatakan Hanif, jumlah konfederasi di Indonesia saat ini ada 14 dari sebelumnya 3 dan federasi mencapai angka 120 dari sebelumnya 91.

Hanif juga menyebutkan,jumlah Pimpinan Unit Kerja (PUK) mengalami penurunan. 7 tahun lalu ada sekitar 14 ribu PUK sekarang hanya tersisa 7 ribu PUK. Padahal perusahaan yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan jumlahnya sekitar 400 ribuan. Menurut Hanif, seharusnya ada 400 ribuan PUK.

Makanya, lanjut Menaker Hanif, akhirnya federasi dan konfederasi menjadi semakin banyak.

Menaker Hanif menilai, tolok ukur berhasil atau tidaknya pergerakan buruh ada dua, yakni dilihat dari jumlah perusahaan yang memiliki serikat pekerja dan jumlah buruh yang masuk dalam serikat pekerja. Jumlah buruh yang masuk ke serikat pekerja, harusnya semakin bertambah. Tapi, faktanya di Indonesia malah berkurang.

“Pantas saja makin sedikit buruh berserikat, makin sedikit PUK, karena pengusaha sering melakukan union busting. Itu alasan buruh. Sedangkan pengusaha bilang, tentu saja jumlah buruh berserikat menurun, PUK menurun, karena pimpinan serikatnya terlalu banyak main politik. Akhirnya satu sama lain cuma menyalahkan. Kini saatnya kita masing-masing melakukan evaluasi, melakukan refleksi,” kata Menaker Hanif.

Menaker Hanif menegaskan, hal ini menjadi pekerjaan rumah yang berat bagi SP/SB seluruh Indonesia termasuk bagi KSN. Peran organisasi pekerja/buruh diharapkan tidak melemah karena berbagai kepentingan yang tidak berhubungan langsung dengan kebutuhan anggota.

Seusai memberikan sambutan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Konfederasi Serikat Nusantara (KSN) 2018, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri menyempatkan diri berkeliling Kota Karawang dengan menaiki mobil VW Safari.

Tanpa sungkan Menaker Hanif langsung menyupiri mobil jadul warna putih itu ditemani Wakil Bupati Kabupaten Karawang, Jimmy Ahmad Zamakhsari, Presiden KSN Mukhtar Guntur Kilat, dan Sekjen KSN Ruhyat.

Kemudian, iring-iringan rombongan pun menyempatkan diri makan di Warung Bakso Yatmi yang cukup terkenal di Karawang dan bernyanyi bersama dengan pengamen jalanan.

Kehadiran Menaker Hanif mendapatkan respon hangat dari ribuan para serikat buruh/pekerja yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Nusantara (KSN) yang sedang menggelar Rakornas 2018.(DMS/liputan6)

The post Organisasi Buruh Makin Kuat Tapi Jumlah Pekerja Berserikat Turun Drastis, Menaker: Ini Cukup Aneh appeared first on Radio DMS.


via berita maluku pagi ini

No comments:

Post a Comment

Jaga Harga Daging Tetap Stabil Saat Ramadhan, Mendag Lakukan Jurus Jitu

https://ift.tt/eA8V8J Jakarta –  Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita memastikan harga daging sapi akan lebih stabil pada Ramad...