Ambon-DPRD Maluku meminta pemerintah provinsi Maluku dalam hal ini Plt gubernur Maluku untuk sesegera mungkin mengambil langkah tegas dalam menyelesaikan persoalan kegaduhan, antar bupati MBD dan MTB bersama DPRD setempat soal pembangunan kilang blok Marsela yang hingga saat ini masih belum diselesaikan.
Kepada DMS media group, penegasan ini disampaikan langsung oleh ketua komisi A DPRD Maluku Melkias Frans, dijelaskannya kegaduhan yang muncul antar bupati kedua bupati dengan para anggota DPRD setempat terkait kebijakan pembangunan infrastruktur penunjang blok Marsela, yang dipersoalkan oleh masing-masing baik bupati MBD maupun bupati MTB bersma DPRD setempat harus secepatnya diselesaikan.
Jika dibiarkan berlarut, kata Frans akan berdampak pada investasi yang yang akan masuk ke daerah masing-masing.
Oleh karena itu Plt gubernur Maluku diminta untuk segera memanggil para bupati yang berselisish untuk membahas persoalan yang muncul dengan melibatkan langsung DPRD Maluku agar seluruh persoalan tersebut dapat diselesaikan karena akan berdampak pada investasi di daerah Maluku.
Selaku ketua komisi A DPRD Maluku dirinya menyesalkan sikap pemerintah provinsi Maluku yang melakukan pembahasan bersama pemerintah pusat dalam menentukan lokasi wilayah pembangunan kilang blok Masela di kabupaten MTB, tanpa melibatkan DPRD Maluku.
Plt gubernur Maluku, kata Melkias Frans harus sesegera mengundang kedua pimpinan daerah masing-masing baik bupati MTB maupun MBD untuk dicarikan solusis penyelesaian secepatnya sehingga tidak berdampak pada iklim investasi di Maluku. DMS
via berita maluku pagi ini
No comments:
Post a Comment