Ambon-Dewan Adat Kepulauan Kei mengimbau agar pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) baik Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tenggara, maupun Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tual dapat berlangsung dengan lancar, aman dan damai.
Hal tersebut diungkapkan Ketua Dewan Raja Rat Lor Siu Lor Lim, Kepulauan Kei meliputi wilayah kota Tual dan Maluku Tenggara, Abdul Hamid Rahayaan, usai musyawarah bersama para raja yang tergabung dalam Raja Raja Ursiuw maupun Raja-Raja Loor Lim, di Langgur.
Ia mengatakan, iImbauan ini mencermati predikat tingkat kerawanan Pilkada serentak yang dikeluarkan Komisi Polisi Nasional (Kompolnas) Republik Indonesia, yang menempatkan Pilkada Kota Tual di nomor urut satu tingkat kerawanan.
Rahayaan menegaskan, di KPU Kota Tual maupun di KPU Maluku Tenggara pada beberapa waktu lalu telah diadakan deklarasi Pilkada damai yang disepakati oleh masing-masing pasangan calon (Paslon).
Dalam pesta demokrasi ini, siapa yang mau jadi Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota, maupun Gubernur dan Wakil Gubernur, kita semua orang basudara di Maluku.
Pernyataan Pilkada Damai yang telah ditandatangani masing-masing Paslon itu seyogyanya dapat dipahami secara baik oleh massa pendukung masing-masing Paslon hingga ke level bawah.
Oleh karena itu, musyawarah Dewan Adat menghendaki pelaksanaan Pilkada di daerah ini dapat berjalan aman, lancar dan damai. Rahayaan juga dengan tegas meminta penyelenggara Pilkada harus bertindak jujur dan tidak berpihak ke Paslon manapun juga.
Dewan adat kata Rahayaan siap dan selalu mendukung pihak aparat keamanan baik Polri maupun TNI, lebih khusus pihak Kepolisian Daerah Maluku, Polres Maluku Tenggara dalam menjaga situasi Kamtibnas dalam perhelatan Pilkada Serentak tahun ini yang dijadwalkan pelaksanaannya pada 27 Juni 2018.DMS
The post Dewan Adat Kepulauan Kei Imbau Warga Maluku Wujudkan Pilkada Damai appeared first on Radio DMS.
via berita maluku pagi ini
No comments:
Post a Comment