Ambon-Banyaknya sekolah dalam kota Ambon yang belum melaksankan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UMBK) menjadi sorotan Komisi II DPRD kota Ambon.
Anggota Komisi II DPRD kota Ambon Cristianto Laturiuw, kepada DMS Media gGoup secara tegas mengatakan, sesuai laporan sebanyak 13 sekolah di kota Ambon yang baru melaksanakan UNBK, maka hal tersebut belum dapat dikatagorikan sebagai sebuah prestasi.
Sejauh ini Komisi II berinisiatif melakukan berbagai kunjungan ke beberapa BUMN yang ada di kota Ambon, agar dana CSR masing-masing BUMN , nantinya bisa digunakan dengan menyediakan perangkat komputer bagi sekolah-sekolah di kota Ambon bisa melaksanakan UNBK.
Hal hal itu mendapat respon yang positif dari beberapa BUMN yang ada, dimana mereka pada prinsipnya siap membantu untuk menyediakan kebutuhan berupa perangkat computer bagi sekolah-sekolah.
Komisi II juga telah meminta Dinas Pendidikan untuk memberikan laporan ke komisi II, mengenai sekolah-sekolah mana saja yang sarana dan prasarana penunjangnya telah ada, mulai dari ruang untuk computer, listrik dan lainnya.
Hal ini penting, karena sejauh ini, dari hasil kunjungan komisi ke beberapa sekolah ditemukan banyak sekolah yang belum siap diakibatkan tidak memiliki ruang untuk computer, termasuk yaitu daya listrik yang memadai untuk menjalankan computer.
Pemerintah kota dalam hal ini Dinas Pendidikan harus bisa menunjukan etikat baik untuk segera menyiapkan dan membenahi seluruh sarana dan prasarana pada setiap sekolah di kota Ambon, sehingga kedepannya seluruh sekolah di kota Ambon bisa melaksanakan UNBK.
Hal ini dirasa sangat penting, untuk menunjukan kepedulian pemerintah kota Ambon akan pentingnya pendidikan, mengingat kota Ambon sebagai ibukota provinsi di Maluku.DMS
The post Komisi II DPRD Kota Ambon Nilai Pemkot Kurang Peduli Akan Pendidikan appeared first on Radio DMS.
via berita maluku pagi ini
No comments:
Post a Comment