Ambon-Arus Lalulintas di sejumlah ruas jalan di Kota Ambon padat merayap saat deklarasi dua pasang calon Gubernur – Wakil Gubernur Maluku di helat, Rabu (10/01).
Sejumlah ruas jalan terpantau padat merayap antara lain Jln. Jenderal Sudirman mulai dari pertigaan jembataan Galala hingga pertigaan Batumerah, masuk ke dalam kota Jln AY Patty, Jln Pattimura, Jln AM. sangadji juga mengalami hal yang sama.
Tersendatnya arus lalulintas akibat pengarahan masa pendukung dan simpatisan kedua pasang calon yakni pasangan calon Said Assagaff-Andre Rentanubun (Santun) yang melakukan deklarasi di lapangan Merdeka Ambon, maupun masa pendukung dan simpatisan pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Murad Ismail-Barnabas Orno (Baeleo) yang memilih menggelar deklarasi di negeri Tulehu, Kecamatan Salahutu, Pulau Ambon, Kabupaten Maluku Tengah.
Ribuan kendaraan roda dua dan kendaraan pribadi maupun angkutan umum yang disewa membawa massa pendukung terpantau mulai membuat kemacetan sekitar pukul 12:00 siang.
Arus Lalulintas padat merayap terjadi di ruas Jln. AM Sangadji, Jln.Rijali, Jln. Setia Budi dan yang paling terparah adalah di Jln Sultan Hairun dan Jln.AY Patty serta kawasan Gereja Maranatha Jln Pattimura, karena ketiga ruas jalan ini dekat dengan lokasi deklarasi pasangan “Santun” serta menjadi pusat parkir ratusan kendaraan para pendukung dan simpatisan.
Untuk mengatasi kemacetan Kepolisian Daerah Maluku mengerahkan ratusan personil Polisi untuk mengatur arus lalulintas sekaligus mengamankan jalanya deklarasi tersebut.
Dinas Perhubungan Kota Ambon juga menerjunkan petugas Dishub membantu Polisi mengatur kepadatan arus lalulintas di perempatan jalan depan Gong Perdamaian.
Secara umum kondisi keamanan selama pelaksanaan deklarasi kedua pasang calon Gubernur-Wakil Gubernur hingga selesai pada sore hari berlangsung aman dan damai.DMS
via berita maluku pagi ini
No comments:
Post a Comment