Ambon-Tekad Pemerintah Kota Ambon mewujudkan Kota bertajuk Manise sebagai kota ramah anak disikapi dengan serius. Salah satunya dengan menggelar Sosialisasi Gugus Tugas Kota Layak Anak yang dibuka Walikota Ambon Richards Louhenapessy, Selasa (10/01).
Sosialisasi menghadirkan 100 orang peserta dari berbagi unsur pemerhati anak termasuk Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) teknis lingkup Ambon ini, merupakan inisiatif Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Masyarakat Desa Kota Ambon, bertujuan menemukan dan mengkomunikasikan formulasi indikator ramah anak.
Walikota Ambon Richards Louhenapessy mengharapkan Kota Ambon menjadi kota ramah anak jauh dari perilaku perundungan, sekaligus menjadi kota percontohan dan memberikan perlindungan terhadap anak yang saat ini rawan terhadap kekerasan dan eksploitasi.
Menurutnya, Kota Layak Anak adalah kota yang didalamnya memberikan perlindungan terhadap anak dan hak-haknya dalam sebuah proses pembangunan berkelanjutan antara lain dengan menciptakan lingkungan yang kondusif agar anak dapat hidup, tumbuh, berkembang dan berpartisipasi secara optimal sesuai harkat dan martabat.
Oleh karena itu, menjadikan Ambon sebagai Kota Layak Anak sebagai upaya salah satunya dengan memperhatikan tumbuh kembang anak, termasuk dibidang Kesehatan, Pendidikan, Sosial dengan penyediaan infrastruktur.
Yang terpenting, kata Louhenapessy, anak terlindungi dari kekerasan dan diskriminasi. Olehnya itu dengan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot), Louhenapessy yakin semua bisa terwujud. Untuk mewujudkan Ambon ramah anak dan semuanya harus dimulai dari rumah serta lingkungannya yang mendukung.
Melalui Sosialisasi diharapkan menyiapkan generasi baru calon pemimpin, karena pada giliranya anak-anak akan menjadi generasi masa depan pemimpin bangsa dan negara.DMS
via berita maluku pagi ini
No comments:
Post a Comment