Ambon-Ratusan masa dari koalisi OKP Gerakan Anti Korupsi, terdiri dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM Maluku, Lingkar Demokrasi Maluku dan Pergerakan Mahasiswa Kabupaten Buru, menggelar aksi demo ke gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku, Kamis (11/01).
Para demonstrasn memeinta Kejati Kejati Maluku mengusut dugaan korupsi Rp.1,7 miliar Sekda Buru Buru Ahmad Asegaff, termasuk asset kekayaan milik Asegaaf yang ditaksir miliaran rupiah.
Sekretrais DPD IMM Baneli Kotarumalos mendeasak Kejati segera melakukan penyelidikan terkait dugaan korupsi yang dilakukan Asegaff, karena berdampak terhadap pembangunan di kabupaten Buru.
Senada denga Baneli Mantan Ketua IMM Bilal Tuhelele, menyampaikan hal yang sama, saat melakukan pertemuan bersama dengan Asisten Intel Kajati Maluku.
Menurutnya ada hal ketidakwajaran terlihat dari harta yang dimiliki oleh seorang Sekda. Kuat dugaan diperoleh dari hasil korupsi.
Asisten Intel Kajati Maluku Muhamad Iwa Suwiwa yang didampingi Kasi Penkum Kajati Maluku, Sammy Sapulette, kepada para perwakilan OKP mengatakan, Kejaksaan Tinggi akan tetap konsisten dalam mengusut semua kasus dugaan korupsi.
Dirinya berjanji akan segera menindaklanjuti laporan yang telah disampaikan oleh para OKP, untuk nantinya dilakukukan penyelidikan.
Aksi demo gabungan OKP di depan gedung Kejati Maluku dikawal aparat kemanan dari Polres Ambon berjalan aman serta tertib hingga selesai.DMS
via berita maluku pagi ini
No comments:
Post a Comment