Ambon-Ketua DPR-RI Bambang Soesatyo, Sabtu (17/03) siang meresmikan studio rekaman berkelas internasional “Pro Recording Studio” Ambon City Of Musik di Universitas Pattimura, sekaligus meresmikan gedung pertunjukan musik etnik yang dibangun di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon .
Kedua infrastruktur tersebut dibangun oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dalam upaya mendukung dan mempercepat Ambon sebagai Kota Musik Dunia ke-18 dibawah naungan Unesco, badan PBB yang mengurusi pendidikan keilmuan dan kebudayaan.
Politisi partai Golkar yang akrab di sapa Bamsoet menyatakan mendukung Ambon sebagai kota musik dunia. Bentuk dukungan tersebut kata Bamsoet dengan meminta Pemerintah pusat melalui kementrian terkait diantaranya Kementerian Pariwisata dan Kemendiknas untuk mengalokasikan anggaran lebih untuk membangun berbagai infrastruktur pendukung lainya yang dibutuhkan
Menurutnya, Ambon layak menyandang predikat The City Of Musik karena bermusik dan bernyanyi adalah DNA orang Ambon dan Maluku pada umumnya, hal ini terlihat dengan sejumlah penyanyi nasional maupun internasional lahir dari tanah Maluku antara lain, Bob Tutupoly, Broery Pesolima, Grace Simon, Harvey Malaiholo maupun Daniel Sahuleka yang terkenal dengan lagu Don’t Sleep Away .
Dengan hadirnya dua fasilitas musik bertaraf internasional tersebut, Bamsoet berharap dua perguruan tinggi di kota Ambon ini tidak saja memandang musik sebagai hal yang biasa tetapi musik dapat dikaji lebih mendalam dari sisi akedemis.
Plt Gubernur Maluku Zeth Sahubrua memberi apresiasi sekaligus menyambut baik program badan ekonomi kreatif (Bekraf) membantu dan terus mkendorong mewujudkan Ambon sebagai City of Musik.
Sahuburua juga berharap DPR-RI mendukung perwujudan City Of Musik dalam bentuk persetujuan penambahan anggaran bagi pembangunan infrastruktur pendukung yang masih dibutuhkan.
Seperti diketahui kehadiran Bamsoet bersama 140 wartawan parlemen di Ambon dalam rangka Press Gathering mengambil tema membangun sinergi DPR-RI, pemerintah RI, Pemkot Ambon dan Wartawan Parlemen menyukseskan Ambon sebagai Kota Musik Dunia
Selain meresmikan infrastruktur juga akan dilakukan dialog dengan Walikota Ambon, Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Menteri Pariwisata, Ambon Music Office (AMO), terkait pencanangan Kota Ambon menuju kota musik dunia.
Pemerintah Kota Ambon, menurutnya terus memberikan progers baik mendukung berbagai aktifitas permusikan yang dikemas mengedapankan budaya dan karakter kota yang musikal yang dimulai dari pintu masuk kota Ambon yakni di Bandara internasional Pattimura Laha maupun di pelabuhan.DMS
via berita maluku pagi ini
No comments:
Post a Comment