Ambon- Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN), sebanyak 135 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Ambon, Jumat (16/03) malam,menggelar acara meditasi. Kegiatan ini bertujuan menguatkan mental para siswa menghadapi (UN) April mendatang.
Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Ambon I.P Khouw kepada DMS Group mengakui, kegiatan meditasi jelang ujian nasional penting dilakukan selain menguatkan mental dan karakter siswa kelas IX terpenting mengandalkan Tuhan dalam proses ujian berlangsung.
Kegiatan meditasi yang di lakukan SMP Negeri 3 Ambon yang mayoritas siswa beragama Kristen ini, dilakukan dalam bentuk ibadah dan renungan suci Alkitab. Kegiatan diawali pada pukul 21:00 dengan ragam nyayian dan lagu serta permainan dan lomba diantaranya lomba menebak gerakan dan teka teki alkitab.
Proses meditasi didesain hanya menggunakan lilin, ini bertujuan agar meditasinya berlangsung khusyuk.
Tepat pukul 22:30 WIT acara dilanjutkan dengan proses meditasi dibagi berdasarkan kelas.Guru pendamping maupun wali kelas mewajibkan siswa membaca beberapa bagian ayat alkitab kemudian merenungkan arti dan maksud dari ayat alkitab yang dibaca itu.
Menurut Kepala Sekolah I.P Khouw tahun ini untuk yang ketiga kalinya Sekolah yang terletak di Desa Galala, Kecamatan Baguala ini, melaksanakan kegiatan meditasi juga Ujian Nasional berbasis Komputer (UNBK).
Selama berlangsung meditasi Khouw memberikan beberapa tips cara yang dapat dilakukan siswa untuk mengurangi rasa takut dalam menghadapai ujian. Salah satu tipsnya adalah mulai mengubah cara berpikir siswa dalam menghadapi ujian.
Khouw menambahkan, menghadapi UNBK tahun ini, sejumlah rangkaian peningkatan pengetahuan siswa sudah dilakukan sejak Pebruari lalu diantaranya les privat,Try Out maupun simulasi dan latihan pengisian modul jawaban.
Dirinya optimistis dari kegiatan try out hingga simulasi disukung sarana dan prasarana pendukung, UNBK yang digelar berjalan tanpa kendala, utamanya untuk server dan listrik karena pihak sekolah telah jauh-jauh hari telah berkoordinasi baik dengan Telkom maupun PLN untuk mengamankan proses UNBK tersebut.
Khouw mengemukakan, Ujian Nasional bukan hanya mengejar predikat lulus namun hikmah tentang kejujuran dan membangun karakter menjadi hal penting. Oleh karena itu para siswa diminta untuk mempersiapkan diri dengan belajar.
Orang tua juga diminta memberikan dukungan dan perhatian kepada anak agar tidak melakukan hal-hal negative dliuar rumah yang dapat menggangu langkah anak tersebut mengikuti ujian nasional.DMS
via berita maluku pagi ini
No comments:
Post a Comment