Tuesday, March 20, 2018

Gerakan MahaGMNI,Malteng,Demo,UUD MD3,siswa Nasional Indonesia (GMNI) Gelar Demo ke Gudung DPRD Maluku Tengah

http://ift.tt/eA8V8J

Ambon-Seratusan Mahasiswa dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) pengurus cabang kota Masohi melakukan aksi demo ke gedung DPRD Maluku Tengah.

Aksi demo yang dilakukan oleh para mahasiswa dari GMNI cabang kota Masohi di gedung DPRD kabupaten Maluku terkait beberapa persoalan yang menjadi sorotan mahasiswa dianataranya operasi perusahan Nusa Ina , PDAM dan revisi UU MD3 yang saat ini mejadi pusat perhatian seluruh masyarakat Indonesia yang  dinilai membatasi kebebasan masyarakat termasuk mahasiswa dalam menyuarakan hak-hak kebebasan berdemokrasi serta mengawasi para wakil rakyat di DPR dalam menjalankan tugas-tugas mereka memperjuangkan harapan masyarakat.

Ketua GMNI Maluku Tengah Benjamin Tuan pada DMS media group mengatakan, aksi demo yang dilakukan GMNI cabang kota Masohi dalam menyampikan beberapa persoalan yang perlu mendaptkan perhatian serius para wakil rakyat di DPRD Maluku Tengah, baik kehadiran perusahan PT Nusa Ina yang beroperasi di Maluku Tengah, persoalan air bersih milik PDAM,dan UU MD3.

Khusus untuk UU MD3, mereka  menilai pasal-pasal yang ada bertentangan dengan nilai-nilai demokrasi dalam revisi UU MD3. karena didalamnya terdapat beberapa pasal yang mengekang nilai demokrasi yang ada di Indonesia.

Menurut mereka, setiap warga negara berhak memberikan kritiknya terhadap kinerja anggota dan lembaga DPR.

Oleh karena itu GMNI cabang kota Masohi meminta para anggota DPRD Maluku Tengah, bersama pemerintah dan masyarakat menyatukan tekat untuk mengirimkan surat menolak Revisi UU MD3 ke pemerintah pusat dan DPR RI di Jakarta.

Revisi UU MD3 dinilai menyalahi amanah demokrasi bangsa Indonesia. Juga berdampak pada kemunduran proses demokrasi yang selama ini dicita-citakan oleh pendahulu bangsa.

Beberapa pasal dalam revisi Undang-Undang MD3 diantaranya pasal 122 pasal 73 dan pasal 245 dinilai telah membungkam kebebasan masyarakat untuk melakukan kritik dan saran terhadap kinerja para wakil rakyat baik dikabupaten, provinsi hingga ke DPR RI.

Sementara itu ketua DPRD kabupaten Maluku Tengah Ibrahim Ruhunussa bersam beberapa anggota DPRD setempat yang menerima langsung para mahasiswa serta rekomendasi dari isi tuntutan mereka , mengatakan pihak DPRD memberikan apresiasi kepada para mahasiswa dalam menyuarakan kepentingan masyarakat,dan kusus untuk penolakan terhadap UU MD3, pihak DPRD akan menindaklanjuti apa yang menjadi tuntunan para mahasiswa untuk disampaikan ke pemerintah pusat dan DPR RI sebagai masukan untuk dipertimbangkan.

Aksi demo yang dilakukan oleh GMNI cabang kota Masohi digedung DPRD Maluku Tengah berlangsung aman hingga selesai para mahasiswa membubarkan diri secara tertib usai menyampaikan aspirasi mereka.DMS


via berita maluku pagi ini

No comments:

Post a Comment

Jaga Harga Daging Tetap Stabil Saat Ramadhan, Mendag Lakukan Jurus Jitu

https://ift.tt/eA8V8J Jakarta –  Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita memastikan harga daging sapi akan lebih stabil pada Ramad...