Sunday, March 25, 2018

Harga Pertalite Naik, Warga Ingin Pertamina Tingkatkan Pelayanan di SPBU

https://ift.tt/eA8V8J

Jakarta -PT Pertamina (Persero) menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite sebesar Rp 200 per liter di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) seluruh Indonesia. Dengan kenaikan tersebut, harga Pertalite di DKI Jakarta menjadi Rp 7.800 per liter, sementara di Provinsi Riau menjadi Rp 8.150 per liter, dan Provinsi Papua menjadi Rp 8.000 per liter.

Kenaikan ini menjadi yang kedua sejak awal tahun ini. Terakhir kali, harga jual Pertalite naik pada 20 Januari lalu. Saat itu, Pertalite naik Rp 100 per liter.

 

Meskipun demikian, pria yang sehari-hari berprofesi sebagai pengemudi ojek online ini enggan berkomentar banyak terkait kenaikan BBM jenis Pertalite sebesar Rp 200 per liter itu.

ice President Corporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito menyatakan kenaikan harga BBM jenis Pertalite sebesar Rp 200 per liter merupakan dampak dari harga minyak mentah dunia yang terus merangkak naik. Pada saat yang bersamaan pula, nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Kedua faktor penentu kenaikan harga BBM mengharuskan perubahan harga. Saat ini harga minyak mentah sudah hampir menyentuh angka US$ 65 per barel, ditambah nilai rupiah juga menunjukkan kecenderungan melemah, ujar Adiatma.

Menurut Adiatma, Pertamina sudah berupaya untuk bertahan dengan harga saat ini agar tidak membebani masyarakat. Namun harga bahan baku yang meningkat tajam, mengharuskan kenaikan harga BBM pada konsumen akhir.

Diakui olehnya bahwa hal tersebut merupakan pilihan berat,namun mempertimbangkan konsumen, dengan memberikan BBM berkualitas terbaik dengan harga terbaik di kelasnya,

Adiatma menambahkan, kenaikan harga BBM Research Octane Number (RON) 90 tersebut, secara periodik dilakukan Pertamina sebagai badan usaha. Pihaknya juga mengapresiasi konsumen yang tetap memilih Pertalite sebagai bahan bakar bagi kendaraannya.

Keputusan untuk menyesuaikan harga merupakan tindakan yang juga dilakukan oleh badan usaha sejenis, namun kami tetap berupaya memberikan harga terbaik bagi konsumen setia produk BBM Pertamina,uturnya.

Dikutip dari laman resmi Pertamina, harga jual Pertalite per 24 Maret 2018, di DKI Jakarta menjadi sebesar Rp 7.800 per liter. Sementara di provinsi lainnya berkisar Rp 7.800 sampai Rp 8.150 per liter. Seperti di Provinsi Riau, Pertalite dibanderol menjadi Rp 8.150 per liter, sedangkan di provinsi Maluku dan Papua masing-masing menjadi Rp 8.000 per liter. (DMS/liputan6)


via berita maluku pagi ini

No comments:

Post a Comment

Jaga Harga Daging Tetap Stabil Saat Ramadhan, Mendag Lakukan Jurus Jitu

https://ift.tt/eA8V8J Jakarta –  Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita memastikan harga daging sapi akan lebih stabil pada Ramad...