Ambon-Beredarnya kabar tentang penemuan cacing di dalam ikan makarel kemasan kaleng dibenarkan oleh BPOM RI, berdasarkan hasil pemeriksaan dan pengujian BPOM RI menemukan adanya cacing dengan kondisi mati pada produk ikan makarel dalam saus tomat atau sarden kaleng berukuran 425 gram.
Cacing mati tersebut ditemukan dalam makarel saus tomat merek Farmanjack serta merek IO dan Hoki.
Hal ini membuat Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Ambon langsung melakukan investigasi menelusuri produk tersebut ke beberapa sarana outlet dan distributor, termasuk swalyan di Ambon.
Kepala Seksi Sertifikasi dan Layanan Infomrasi Konsumen BPOM Ambon Mathias Tokan mengatakan, sidak dilakukan sebagai tindak lanjut penemuan produk sarden kalengan yang mengandung cacing bersifat parasit Anisakis sp.
Mathias Tokan mengakui , dari hasil penelusuran tersebut BPOM Ambon tidak menemukan adanya tiga produk sarden mengandung cacing gilig tersebut.Kendati demikian BPOM terus insentif melakukan pemantauan dan pengecekan produk ke sejumlah swayalan dan distributor di Ambon bahkan diseluruh kabupaten kota di Maluku untuk memastikan kandungan produk tersebut.
Pencegahan peredaran lebih jauh produk ikan sarden kalengan dari 3 merek itu dilakukan mengingat kandungan cacing dalam makanan sangat rentan membahayakan kesehatan para konsumen. BPOM, kata Mathias, akan melakukan penarikan produk-produk makanan kaleng yang mengandung cacing jika ditemukan.
Dirinya juga mengimbau konsumen supaya segera melaporkan kepada BPOM bila menemukan tiga merek sarden itu. Konsumen diminta untuk selalu jeli dalam membeli produk khususnya yang merupakan produk impor.
Viralnya sarden kaleng mengandung cacing pertama kali ditemukan di Provinsi Riau. Cacing mati tersebut ditemukan dalam makarel saus tomat merek Farmanjack serta merek IO dan Hoki. Untuk menjaga suasana tetap kondusif, Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM) RI sudah memerintahkan penarikan sarden kaleng tersebut kepada sejumlah importir.
Tidak saja memerintahkan importir untuk menarik, BPOM RI juga memerintahkan importir produk Farmerjack, IO, dan Hoki melakukan pemusnahan terhadap ketiga produk tersebut.DMS
via berita maluku pagi ini
No comments:
Post a Comment