Friday, April 13, 2018

Pertamina dan Pemerintah Bentuk Tim Verifikasi Pembersihan Minyak Teluk Balikpapan

https://ift.tt/eA8V8J

Jakarta -Pertamina bersama Pemerintah membentuk tim verifikasi pembersihan minyak Teluk Balikpapan di Kalimantan Timur, setelah wilayah perairan bersih dari minyak. Langkah ini  untuk mengidentifikasi kondisi sisa ceceran minyak di sejumlah wilayah terdampak sejak Selasa (10/4/2018) kemarin.

Region Manager Communication & CSR Kalimantan Yudy Nugraha mengatakan tim terbagi menjadi 4 zona. Zona 1 sampai 3 berada di Balikpapan. Dan zona 4 berada di Kabupaten PPU tepatnya kelurahan Penajam.

Dalam strategi ini, ada beberapa tahapan yang dilakukan. Pertama, verifikasi kondisi awal, dilanjutkan dengan strategi pembersihan dan kemudian dilakukan kembali verifikasi pasca pembersihan. Tim verifikasi terdiri dari perwakilan Pemerintah Kabupaten, Dinas terkait, Pertamina dan perwakilan masyarakat.

Dalam menjalankan tugasnya, tim verifikasi diberi formulir untuk mendeskripsikan kondisi yg dilihat secara visual di lapangan. Aspek yang perlu dilihat di antaranya penampakan minyak di perairan dan di darat, dan dampak minyak yang terdapat di lokasi yang dipantau, misalnya apakah ceceran minyak masih menempel pada mangrove atau tidak.

Tim verifikator juga melakukan penilaian terhadap kondisi kebersihan di area yang dipantau sesuai dengan kriteria yang sudah ditetapkan.

Kriteria ini diberi persentase dengan jangkauan 0 sampai dengan 100 persen. Range 0 sampai dengan 25 persen artinya terdapat banyak minyak di perairan dan bibir pantai dan terdapat banyak sisa minyak menempel pada dinding pemecah ombak dan mangrove.

Sementara 76 sampai 100 persen artinya sudah tidak terlihat film dan sisa minyak di perairan dan bibir pantai dan tidak ada minyak menempel pada dinding pemecah ombak dan mangrove.

Paralel dengan verifikasi visual, Pertamina dan pemerintah tengah melaksanakan pengujian baku mutu air paska pembersihan. Ini dilakukan untuk mengetahui tercemar atau tidaknya air di wilayah tersebut sehingga dapat ditindaklanjuti sesuai kondisi.

Setelah menilai persentase kebersihan, tim kemudian menetapkan rencana kerja salah satunya menentukan area yang masih perlu dilakukan pembersihan dan identifikasi peralatan yang dibutuhkan.

Dia menuturkan, sampai dengan hari ini, sebanyak 6 kelurahan dari 13 kelurahan terdampak sudah terverifikasi 100 persen. Sisanya terus dilakukan pembersihan dengan target mencapai 100 persen.

Pola-pola pemulihan yang efektif di keenam kelurahan tersebut akan diterapkan di kelurahan yang masih dalam proses pembersihan. (DMS/liputan6)

 

 


via berita maluku pagi ini

No comments:

Post a Comment

Jaga Harga Daging Tetap Stabil Saat Ramadhan, Mendag Lakukan Jurus Jitu

https://ift.tt/eA8V8J Jakarta –  Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita memastikan harga daging sapi akan lebih stabil pada Ramad...