Ambon – Untuk kedua kalinya selama periode Januari – Maret 2018, kapal pesiar kembali menyinggahi Kota Ambon, Maluku. Sebelumnya pada 10 Februari 2018 lalu, kapal pesiar MS Artania Cruise Ship Kapal pesiar berbendera Jerman mebabwa lebih dari 1000 turis mancanegara sandar di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon.
Kali ini kapal pesiar berbendera Prancis LAustral dengan Kaptenya Erwan Reozic yang mengangkut 230 wisatawan dari berbagai negara menyinggahi Pelabuhan Yos Sudarso Kota Ambon, selama enam jam, Jumat (23/03).
LAustral merupakan kapal pesiar dengan panjang 142 meter dan berdaya tampung mencapai lebih dari 200 orang serta 141 kru tersebut merapat di dermaga Yos Sudarso pukul 06.00 WIT. Kedatangan MV Ponant ke Ambon untuk kedua kalinya setelah tahun 2015 lalu.
Kedatangan ratusan wisatawan menggunakan satu-satunya kapal milik perusahaan kapal pesiar Compagnie du Ponant, Perancis dan berbendera Kepulauan Wallis & Futuna yang berpangkalan di Matautu tersebut, disambut Sekretaris Kota Ambon Anthony Gustav Latuheru.
Selama enam jam di Ambon para wisatawan berkesempatan mengunjungi sejumlah objek wisata di kota bertajuk Manise ini.
Wisatawan dan awak kapal LAustral juga disambut tarian gaba-gaba atau yang lebih dekanl dengan tarian sahureka-reka dan permainan alat musik tifa dan totobuang dari negeri Soya serta lagu khas Maluku.
Sekretaris Kota Ambon, Anthony Latuheru mengatakan, pariwisata merupakan salah satu sektor unggulan Kota Ambon untuk menarik arus kunjungan wisatawan mancanegara dan nusantara, termasuk dengan menggunakan kapal pesiar.
Kunjungan ratusan wisatawan ini diharapkan dapat memberikan dampak besar untuk mengembalikan citra kota Ambon sebagai salah satu kota kecil teraman di mata dunia internasional.
Menurut Anthony, tingginya arus kunjungan wisatawan mancanegara memberikan indikasi kuat bahwa Ambon pantas dikunjungi sebagai kota wisata.
Untuk menyambut tahun kunjungan wisata 2020 Pemerintah Kota Ambon kata Letuheru terus membenahi berbagai infrastruktur agar memberi kesan baik bagi para wisatawan mancanegara.
Latuheru menambahkan , warga Kota Ambon semakin terbuka untuk menerima dan menyambut kehadiran para wisatawan. Dia juga berharap ratusan wisatawan merasa senang walau pun hanya enam jam bertemu masyarakat, dan kapal pesiar mewah tersebut dapat kembali berkunjung ke Ambon di tahun-tahun mendatang, serta lama tinggal wisatawan di ibu kota provinsi Maluku tersebut dapat lebih diperpanjang.DMS
via berita maluku pagi ini
No comments:
Post a Comment