Ambon-Puluhan massa gabunagn mahasiswa dan OKP yang menamakan diri Lembaga Nanaku Maluku, Selasa (27/03), pagi menggelar aksi demonstrasi di perempatan lampu merah depan Polsek Sirimau.
Demo tersebut merupakan peringatan satu tahun Save Kilmuri yang yang pernah disuarakan tentang berbagai ketimpangan pembangunan di Kecamatan Kilmuri Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).
Arman Kalen Koordinator Save Kilmury dalam orasinya mengatakan sejak dimekarkan tahun 2010 hingga saat ini progres pembangunan di Kecamatan tersebut jalan ditempat.
Padahal tujuan pemkekaran adalah untuk membuka keterisolasian wilayah dan mempermudah akses masyarakat dari satu wilayah ke wilayah lain, namun kenyataanya Kecamatan Kilmuri dengan jumlah penduduk 8.126 jiwa tersebut .
masih miskin infrastruktu, baik jalan, penerangan, infrastruktur perhubungan laut serta komunikasi dan paling menyedihkan kata karlen adalah infrastruktur pendidikan dan kesehatan yang belum layak.
Dalam aksi tersebut, mahasiswa dan pemuda SBT ini menyampaikan beberapa poin tuntutan kepada Pemerintah Daerah, yang menjadi dasar kebutuhan masyarakat Kecamatan Kilmuri, diantaranya, meminta kepada Pemerintah Provinsi dan Kabupaten SBT serta DPRD Provinsi Maluku memprioritaskan berbagai infrastruktur pembangunan serta pemenuhan kebutuhan dasar warga setempat seperti listrik, jalan lintas, kesehatan yang layak serta pendidikan yang berkualitas.
Para demosntran juga meminta kepada pemerintah untuk menghentikan kontrak dengan Citic dan Karlez di Bula Ibukota Kabupaten SBT.
Karlen menjelaskan aksi demonstrasi juga akan dilakukan digedung DPRD Maluku. Ia menegaskan, pihaknya akan mengawal tuntutan ini hingga tuntas, karena semua ini merupakan kebutuhan dan harapan masyarakat Kecamatan Kilmury, Kabupaten SBT.
via berita maluku pagi ini
No comments:
Post a Comment